Serba-serbi Resepsi Pernikahan Jawa Dodotan

Serba-serbi Resepsi Pernikahan Jawa Dodotan, Jawa dodotan? Apakah kamu pernah mendengar kata-kata ini? Jika masih merasa asing, kamu dapat memperoleh informasi mengenai wedding party ala Jawa Dodotan melalui ulasan berikut ini.

Serba-serbi Resepsi Pernikahan Jawa Dodotan

Apakah itu resepsi pernikahan dengan mengusung tema adat Jawa Dodotan?

Jawa dodotan merupakan jenis pakaian adat solo atau yang biasa disebut dengan busana pengantin Solo Basahan. Pakaian pengantin jenis ini merupakan pakaian pengantin yang biasa dipakai oleh masyarakat Solo dan Jawa Tengah. Lalu, seperti apa penjelasan lebih jauh mengenai jenis pakaian pengantin Jawa Dodotan ini?

Serba-serbi Resepsi Pernikahan Jawa Dodotan

Hal yang pertama yang harus diketahui mengenai serba-serbi resepsi pernikahan adat Jawa Dodotan adalah makna pemilihan baju ini sebagai pilihan baju resepsi pernikahanmu. Secar filosofis, baju pengantin jenis ini memberikan makna berupa penyerahan diri kepada Tuhan.

  1. Tata Rias Pengantin Adat Jawa Dodotan

Tata rias pengantin adat Jawa Dodotan identik dengan pemilihan warna hijau pada paes yang akan dikenakan. Pemilihan paes tersebut mengandung arti bahwa pengantin wanita harus selalu memiliki pemikiran positif. Selain itu, tata rias tersebut dileengkapi dengan sentuhan Menjangan Merangah yang melambangkan semangat dan keceriaan.

  1. Busana Pengantin Wanita Adat Jawa Dodotan

Busana pengantin wanita adat Jawa Dodotan terdiri dari sanggul dan pakaian pengantin. Adapun sanggul yang dipilih merupakan sanggul Solo Basahan yang memiliki arti kemandirian. Sementara itu, pernak-pernik yang harus ada pada baju pengantin wanita adat Jawa Dodotan yaitu cunduk jungkat, centung, keketan, dan harnal penjepit.

Baju pengantin yang dikenakan pada adat Jawa Dodotan ini berupa kain dan dodotan yang terdiri dari kampuh yang bewarna hijau dengan perpaduan warna emas.

  1. Aksesoris Pengantin Pria Adat Jawa Dodotan

Busana pria terdiri dari aksesoris dan pakaian adat Jawa Dodotan. Adapun aksesoris yang dikenakan adalah kalung karset, singgetan, lalu dilengkapi dengan keris yang melambangkan kejantanan. Sementara itu, pakaian yang dikenakan oleh pengantin pria pada adat Jawa Dodotan yaitu celana panjang dengan bahan kain cinde dan kampuh.

Nah, itu dia ulasan mengenai serba-serbi pakaian pengantin adat Jawa Dodotan. Apakah kamu ingin memilih pakaian adat ini sebagai pilihan baju pengantin Anda?

Source :: Iamsamcampaign